Tampilkan postingan dengan label Tips mancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips mancing. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Agustus 2014
Teknik mancing tradisional
>> Memancing ikan tak lepas dari piranti yang akan digunakan, mulai dari perlengkapan kail, joran, reel, dan lain-lain. Dalam rangkaian kail pancing sendiri terdiri dari beberapa perlengkapan di antaranya mata kail, swivel, kenur, pelampung, dan macam-macam lure yang akan digunakan, serta beragam teknik simpul yang akan dipakai.Memancing tidak hanya dibutuhkan keahlian dalam menguasai teknik-teknik memancing, tapi juga kreatifitas dalam meramu umpan, memilih peralatan mancing, dan beragam kreatifitas lainnya. Ada beberapa ide kreatif untuk memanfaatkan peralatan rumah tangga dan benda-benda lain di sekitar kita yang bisa disulap menjadi peralatan mancing, antara lain:
Ø Spoon dan Jig dari SendokIde membuat umpan dari sendok stainless benar-benar kreatif. Satu sendok bisa menjadi dua umpan yaitu sebagai bagian centongnya untuk umpan spoon dan bagian gagang sendok untuk umpan jig. Anda tinggal melubangi ujung-ujungnya untuk kili-kili dan treble hook.
Simpul Snell Dengan KunciTernyata kunci rumaha anda bisa digunakan untuk membuat simpul snell pada kail. Dimana kunci ditempelkan pada kail. Kemudian kenur kita lilitkan pada kail dan kunci tersebut. Pada akhir lilitan anda tinggal menarik kenur dengan kuncinya. Nah jadilah simpul snell dengan bantuan kunci.
Ø Kondom GancoKeberadaan ganco secara telanjang bisa membahayakan kita. Untuk menghindari kecelakaan dari ganco saat dikapal, maka muncullah ide kreatif dari pancinger untuk melindungi ujung ganco dengan menggunakan selang. Agar kondom tidak lepas dan lupa menaruhnya, irislah selang sereparuh lalu masukan ke dalam kail ganco. Takala ganco tidak terpakai pasanglah selangnya.
Ø Popper Ide ini muncul ketika seorang pancinger tidak memiliki popper lalu pancinger ini mengambil kayu bulat lalu memotongnya. Bagian depan dibuat muka popper dengan bentuk muka cuak, sedangkan bagian belakang (pantatnya) oval. Lalu diambil 3 skrup dimana 2 skrup belakang dan bawah langsung diberi kail treble dan siap digunakan.Ø Pelampung dari Sterofom dan BalonMancing dengan menggunakan pelampung banyak disukai terutama oleh para pemancing pemula karena lebih mudah mendeteksi saat ikan memakan umpan, untuk membuat pelampung sendiri kita bisa menggunakan sterofom/gabus dengan membentuknya sesuai keinginan, dan mewarnainya sesuai selera. Atau bisa juga dengan menggunakan balon tiup sebagai pelampung.
Rabu, 20 Agustus 2014
Tips Mancing Di Sungai Berarus Deras
Dengan air sungai yang mengalir deras, bakal susah untuk kita untuk meletakkan umpan pancing kita pada tempat yang kita kehendaki.
Dengan keadaan seperti ini kita memerlukan kiat spesial untuk mensiasati supaya terus dapat mancing walaupun aliran air sungai sangat deras.
- Banyak hal yang butuh di perhatikan saat kita memancing di sungai dengan aliran air yang deras yaitu seperti berikut : Joran atau Tongkat Pancing serta senar pancing. Gunakan joran yang lentur serta senar yang kuat, lantaran kemampuan ikan bakal jadi 2 x lipat lebih kuat lantaran dibantu oleh arus sungai.
- Mata kail serta pemberat. Untuk mata pancing/kail juga janganlah terlampau besar, terkecuali bila tujuan memancing kita telah terang ikan-ikan besar seperti Patin serta Jelawat, cukup ukuran 1 – 2, 5 saja. Pakai pemberat atau timah supaya umpan bisa selekasnya hingga ke basic sungai sebelum saat terbawa oleh derasnya air.
- Tempat Mancing. Pastikan tempat yang kering serta padat supaya anda tak terpeleset waktu menarik ikan. Bila ada tempat berbatu besar serta tinggi, bakal tambah baik kita memancing dari atas batu itu supaya pandangan kita jadi lebih luas serta dapat menentukan spot memancing yang semakin banyak.
Untuk teknik mancing, ada dua teknik yang dapat kita pakai, yakni :
- Tehnik yang paling kerap digunakan yaitu dengan melemparkan kail jauh ke sungai ke arah berlawanan dengan arus sungai sejauh barangkali serta membiarkan umpan serta pemberat meraih basic sungai dengan sendirinya serta membiarkan umpan bergerak sendiri oleh dorongan arus sungai. Pemberat benar-benar utama supaya umpan tak melayang kemana-mana terbawa arus sungai.
- Umpan cuma ditempatkan di pinggir-pinggir sungai berarus deras. Umumnya ada type ikan yang sukai mencari makan di sisi-sisi sungai. Kadang-kadang juga banyak ikan yang tersembunyi di bawah dahan pohon yang dekat dengan permukaan sungai ataupun di sela- sela akar pohon yang masuk ke dalam segi sungai. Cukup letakan joran dengan ujung joran mendekati air serta upayakan umpan melayang-layang di sungai, tak hingga ke basic sungai.
Kami anjurkan untuk terus mencermati keselamatan anda lantaran memancing disungai yang berarus deras mempunyai potensi bahaya yang lebih tinggi. Diluar itu juga mempunyai tingkat kesusahan yang cukup tinggi untuk dapat memperoleh ikan, jadi tak hanya panduan serta trick di atas, baiknya anda terlebih dulu mencermati kondisi serta keadaan tempat di mana anda memancing.
TIPS JITU MEMANCING IKAN DI LAUT
Tips jitu memancing ikan di laut dan air tawar - Memancing merupakan salah satu hobi yang sangat
unik. Kali ini kita akan
berbagai tips tentang bagaimana cara atau teknik memancing ikan di air yang mengalir, khususnya sungai dengan aliran arus yang deras.
Pada dasarnya cara atau teknik
memancing dalam aliran
air yang deras hampir
sama seperti mancing di kolam pada
umumnya, seperti baik
di kolam pemancingan atau juga
di laut yang arus airnya
sedikit tenang. Namun ada beberapa teknik dan cara yang berbeda, diantaranya adalah seperti di bawah ini:

Untuk peralatan yang dipakai saat memancing diarus deras, kita bisa
menggunakan joran (jeujeur: dalam bahasa Sunda) yang agak lentur, hal tersebut itu
dikarenakan kebanyakan jenis ikan di sungai ada jenis belum kita ketahui, kecil
ataupun besarnya dan umumnya merupakan jenis ikan-ikan kecil. Untuk tali (senar atau kenur) yang digunakan juga ukurannnya jangan yang terlalu besar, namun ukuran kecil tapi dengan kualitas tinggi.
Untuk mata pancing atau kail
juga jangan memakai yang terlalu besar,
kecuali apabila target
memancing Anda adalah
ikan-ikan berukuran besar
seperti Bebeong dan ikan Hampala,
cukup dengan ukuran 1 sampai 2,5 saja, serta yang paling penting
adalah pemberatnya (timah), untuk memancing di air dengan arusnya yang deras kita harus menggunakan pemberat (timah) dengan bobot yang lumayan tapi juga perlu disesuaikan dengan kecepatan atau derasnya air sungai tersebut. Anda bisa memakai pemberat kisaran 2 hingga 6 gram untuk di
sungai, apabila memancing di
laut mungkin bisa
disesuaikan lagi. Untuk umpan yang
digunakan tentu saja mesti
kuat dan juga kenyal,
agar bisa tahan pada derasnya aliran air.
2. Cara Dan Teknik
Ada 2 cara atau teknik untuk
memancing ikan di air yang mempunyai aliran yang
deras. Pertama adalah dengan
cara digantung. Cara
yang satu ini digunakan
untuk memasang target
ikan-ikan yang suka
memakan lumut atau sumber makanan
di tepian batu ataupun
cadas, hal ini biasanya
untuk sungai yang dasar serta
pinggirnya berstruktur batu atau cadas. Caranya cukup letakan joran dengan ujung joran yang mendekati air dan untuk tali senarnya sendiri
diusahakan agar jangan
mencapai bagian dasar
sungai (sesuaikan saja dengan
kedalaman sungai atau lubuk).
Cara yang kedua adalah dengan teknik lempar jauh, maksudnya Anda lempar kail
dengan jauh ke sungai atau lubuk yang berarus deras dan kemudian membiarkan
kail, umpan serta pemberat mencapai bagian dasar sungai atau lubuk. Untuk cara yang satu ini, pemberat atau timah yang dipakai harus berat atau berbobot agar nantinya tidak terbawa oleh arus sungai yang sangat deras.
Langganan:
Postingan (Atom)